Jayapura – Dalam rangka meningkatkan kualitas data perguruan tinggi, Universitas Werisar kembali menunjukkan komitmennya terhadap tata kelola informasi yang akurat dan transparan. Mulai Rabu hingga Jumat, tanggal 29 April hingga 1 Mei 2026, perwakilan universitas menghadiri kegiatan Pemantauan Pelaporan Data PDDikti 2025 Semester Ganjil dan Pelatihan Teknis Bagi Operator Baru yang diselenggarakan di Grand ABE Hotel, Abepura, Jayapura.
Kegiatan bergengsi ini diprakarsai oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV, sebagai upaya berkelanjutan untuk menyelaraskan data internal kampus dengan database nasional melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Fokus pada Akurasi dan Kecepatan Data
Pelaporan data PDDikti merupakan aspek krusial dalam operasional perguruan tinggi, karena berpengaruh langsung terhadap akreditasi, pencairan dana Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), hingga validitas ijazah mahasiswa. Dalam sambutannya, perwakilan LLDIKTI Wilayah XIV menekankan bahwa data semester ganjil 2025 menjadi fondasi penting bagi perencanaan strategis tahun akademik berikutnya.
“Kami tidak hanya memantau kepatuhan, tetapi juga memastikan bahwa setiap entri data sudah tervalidasi dengan benar. Kesalahan kecil bisa berdampak sistemik,” ujar narasumber LLDIKTI XIV.
Pelatihan Khusus untuk Operator Baru
Selain sesi pemantauan, acara selama tiga hari ini juga menyediakan workshop intensif bagi operator PDDikti baru. Materi yang diberikan meliputi:
Tata cara input data mahasiswa dan dosen yang benar,
Sinkronisasi data Nilai dan KRS (Kartu Rencana Studi),
Penanganan error sistem dan validasi NIM (Nomor Induk Mahasiswa) dan NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional),
Pemanfaatan fitur feeder terbaru tahun 2026.
Tim Universitas Werisar yang hadir tampak antusias mengikuti simulasi langsung yang dipandu oleh fasilitator dari LLDIKTI. “Ini sangat membantu, terutama bagi kami operator yang tergolong baru. Banyak teknis penyelesaian masalah yang tidak tertulis di buku panduan, tapi sangat praktis di lapangan,”.
Dukungan Penuh dari Pimpinan Universitas
Rektor Universitas Werisar, dalam keterangan terpisah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan kegiatan ini. Beliau juga menekankan pentingnya pengiriman operator baru untuk mengikuti pelatihan demi kesinambungan sistem pelaporan.
“Universitas Werisar berkomitmen untuk Zero Data Conflict di PDDikti. Kami mengirimkan operator kami bukan hanya untuk memantau laporan semester lalu, tetapi juga untuk mempersiapkan mereka menghadapi siklus pelaporan semester depan. Kami ucapkan terima kasih kepada LLDIKTI Wilayah XIV yang terus mendampingi kami,” ujar Rektor.
Kolaborasi Menuju Data yang Andal
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berjalan interaktif dengan sesi konsultasi satu per satu antara operator kampus dan tim verifikator LLDIKTI. Beberapa isu teknis dari periode ganjil 2025 berhasil diidentifikasi dan diberikan solusi akhir. Dari hasil pemantauan, laporan data mahasiswa dan dosen Universitas Werisar menunjukkan tren perbaikan signifikan dibanding periode sebelumnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Universitas Werisar optimis mampu menjaga predikat sebagai salah satu kampus dengan tingkat kedewasaan data (maturity level) yang baik di wilayah kerja LLDIKTI XIV.




Leave a Reply